Bikin Geram! Kasus Bullying ABG di Cilacap Meledak, Korban Dijambak hingga Ditampar

AKURAT BANTEN— Jagat maya kembali dihebohkan oleh aksi kekerasan di kalangan remaja.
Belum lama ini, dua potongan video aksi perundungan (bullying) yang melibatkan sekelompok anak baru gede (ABG) perempuan di Cilacap, Jawa Tengah, beredar luas dan viral di berbagai platform media sosial.
Tindakan anarkis yang terekam jelas dalam video tersebut sontak memancing amarah warganet.
Kasus ini kini telah resmi berada di bawah penanganan ketat Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polresta Cilacap, sementara pihak berwenang bergerak cepat memberikan perlindungan kepada korban.
Dua Video Viral, Pelaku dan Korban Orang yang Sama
Berdasarkan hasil penyelidikan dan koordinasi kepolisian, terungkap fakta mengejutkan bahwa dua video yang meresahkan publik tersebut melibatkan pelaku dan korban yang sama, namun terjadi di Tempat Kejadian Perkara (TKP) yang berbeda.
Sudah ditangani Unit PPA, kemarin ke rumah korban didampingi Pak Bhabin Karangtalun. Hasil koordinasi Kanit Reskrim ke Unit PPA, dua video di atas adalah kejadian dengan pelaku dan korban yang sama, TKP yang berbeda,
— Ipda Galih Soecahyo, Kasi Humas Polresta Cilacap
Pihak kepolisian memastikan proses hukum berjalan. Saat ini, penyidik tengah memanggil para saksi dan pihak-pihak terkait untuk mengusut tuntas motif di balik aksi kekerasan tersebut.
Baca Juga: Perumda Tirta Benteng Berlakukan Diskon 81 Persen Biaya Sambungan Air Bersih Selama Agustus
Motif Asmara dan Tuduhan Miring di Balik Layar
Dalam video pertama berdurasi 1 menit 30 detik yang sempat diunggah oleh akun Instagram @infocilacap24jam, tampak seorang remaja putri tak berdaya saat dijambak dan ditampar oleh beberapa rekan sebayanya.
Berdasarkan percakapan di dalam video, insiden tersebut dipicu oleh masalah percintaan. Terduga pelaku meluapkan emosi mendalam kepada korban yang hanya bisa pasrah dan menangis.
"Kalau tau punya salah ya diam, nangis terus. Ya lebih sakit orang yang dirusak hubungannya sama difitnah," teriak terduga pelaku kepada korban di dalam video.
Kemarahan pelaku tidak berhenti di situ. Pada video kedua berdurasi 51 detik yang berlokasi di sekitar Jalan Keramik Karangtalun, Cilacap, aksi serupa kembali terulang di pinggir lapangan akibat dugaan perselisihan karena saling bicara di belakang.
Baca Juga: Chelsea Siap Pecahkan Transfer! Diogo Costa Jadi Target Utama, Klausul Rp1,1 Triliun Siap Ditebus
Dinsos PPPA Bergerak Cepat Pulihkan Mental Korban
Melihat masifnya dampak psikologis dari video yang beredar, Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos PPPA) Kabupaten Cilacap langsung menerjunkan tim untuk melakukan penjangkauan langsung ke kediaman korban.
Langsung turun tangan untuk melakukan penjangkauan, asesmen mendalam, dan pendampingan psikososial bagi anak korban bullying, — Pernyataan Resmi Dinsos PPPA Kabupaten Cilacap
Pemerintah daerah menekankan bahwa penanganan kasus anak di bawah umur memerlukan kehati-hatian tingkat tinggi.
"Fokus utama kami bukan sekadar merespons viralnya informasi, melainkan menjaga kesehatan mental, memulihkan trauma, dan melindungi masa depan anak," tegas pihak Dinsos.
Kasus ini menjadi alarm keras bagi dunia pendidikan, orang tua, dan masyarakat luas untuk memperketat pengawasan terhadap pergaulan remaja, agar tindakan perundungan serupa tidak kembali berulang. (**)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kortastipidkor Bareskrim Polri Selidiki Tiga Modus Rekayasa Pasokan Energi PLTU yang Merugikan Negara Triliunan Rupiah
- 2Gaji PNS 2027 Tak Disinggung Prabowo, PNS Diduga Kembali Gigit Jari Tidak Dapat Kenaikan Gaji, Sama Seperti Pensiunan
- 3Fakta di Balik 'Gaji Rp700 Ribu per Kilo': Siapa Sebenarnya Ibu Susana yang Disebut Presiden Prabowo?
- 4Gaji Pembawa Baki Bendera Celine Olivia Beda? Segini Honor Paskibraka 2026, Istilahnya Bukan Gajian
- 5Bikin Raksasa Premier League Gigit Jari, Gerry Cardinale Turun Tangan Kunci Transfer Diego Moreira Rp867 Miliar ke AC Milan!
- 6Kemenkes Perkuat Deteksi Penyakit Menular di Pintu Masuk Bandara Soekarno-Hatta
- 7Upah Pengupas Bawang Disebut Rp700 Ribu, Fakta di Lapangan Bikin Publik Terkejut, Mau Ikutan Kupas Bawang?
- 8Viral! Pemilik Toko di NTT Gratiskan Susu Dan Popok Bayi untuk Korban Gempa: 'Kami Tidak Cari Untung'
- 9Bukan Cuma Mbappé dan Vinicius, Mourinho Siapkan 4 Pilar Real Madrid untuk Era Barunya
- 10Rodri Dapat Nomor 16 Barcelona, Fermín López Rela Melepas: “Akan Berada di Tangan yang Tepat”







